News
Ekonomi NTB di Bawah Iqbal-Dinda: Setahun Transisi Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan dan Kesejahteraan
19 February 2026
10:20 WIB
sumber gambar : asset.tribunnews.com
Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan geliat ekonomi yang menjanjikan sepanjang tahun pertama kepemimpinan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Dinda, menandai transisi penting dari fase koreksi menuju pembentukan fondasi transformasi. Data ekonomi terkini menyoroti lonjakan signifikan pada akhir tahun, mengindikasikan bahwa kapasitas produksi di berbagai sektor mulai terbentuk dengan kuat. Perkembangan positif ini terjadi seiring dengan perbaikan indikator sosial yang menenangkan, menggambarkan pendekatan pembangunan yang holistik dan berimbang. Capaian ini menjadi sorotan utama dalam evaluasi kinerja satu tahun pertama pemerintahan Iqbal-Dinda, memberikan optimisme bagi masa depan perekonomian daerah. Keberhasilan dalam menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial menjadi indikator kunci dari strategi pembangunan yang diterapkan.
Awal masa pemerintahan Iqbal-Dinda diwarnai dengan upaya-upaya penyesuaian yang cermat, mengarahkan perekonomian NTB melalui apa yang disebut sebagai fase koreksi. Fase ini mencakup restrukturisasi sektor-sektor kunci dan penguatan fondasi untuk pertumbuhan yang lebih stabil di masa mendatang. Meskipun menghadapi tantangan global dan domestik, kebijakan-kebijakan yang adaptif berhasil memicu peningkatan aktivitas ekonomi, terutama terlihat jelas menjelang penghujung tahun fiskal. Lonjakan tersebut tidak hanya sekadar angka, melainkan cerminan dari bangkitnya kepercayaan investor dan pelaku usaha terhadap iklim ekonomi NTB. Sektor pariwisata, pertanian, dan pertambangan diperkirakan menjadi pendorong utama di balik pertumbuhan impresif ini, menunjukkan resiliensi ekonomi daerah.
Pembentukan kapasitas produksi yang mulai matang menjadi salah satu poin krusial yang digarisbawahi oleh data ekonomi akhir tahun. Hal ini mengindikasikan adanya investasi baru yang masuk atau optimalisasi aset yang telah ada, memungkinkan NTB untuk menghasilkan barang dan jasa dalam volume yang lebih besar. Peningkatan kapasitas ini merupakan prasyarat penting untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi di masa depan dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Pemerintah provinsi di bawah Iqbal-Dinda telah berfokus pada penyederhanaan birokrasi dan penciptaan iklim investasi yang kondusif, menarik minat lebih banyak pihak untuk berinvestasi di NTB. Infrastruktur pendukung, seperti jalan dan fasilitas logistik, juga terus diperbaiki untuk menopang peningkatan produktivitas ini secara efektif.
Yang tak kalah penting, kemajuan ekonomi di NTB juga dibarengi dengan perbaikan signifikan pada indikator-indikator sosial. Ini termasuk potensi penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, serta peningkatan akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. Perbaikan indikator sosial ini menunjukkan bahwa buah dari pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh segelintir pihak, melainkan mulai merata dirasakan oleh lapisan masyarakat yang lebih luas. Program-program pemberdayaan masyarakat, bantuan sosial, dan peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas yang terus digalakkan oleh pemerintahan Iqbal-Dinda. Sinergi antara pembangunan ekonomi dan sosial adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera di seluruh penjuru NTB.
Meskipun capaian satu tahun pertama cukup menggembirakan, jalan menuju transformasi ekonomi dan sosial NTB yang menyeluruh masih menyimpan sejumlah tantangan. Isu-isu seperti keberlanjutan lingkungan, dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian, dan pemerataan pembangunan antarwilayah masih memerlukan perhatian serius. Namun demikian, fondasi yang telah dibangun dalam setahun terakhir memberikan landasan kuat untuk menghadapi tantangan tersebut dengan lebih optimis. Pemerintah Iqbal-Dinda diproyeksikan akan terus fokus pada pengembangan sektor unggulan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan promosi investasi berkelanjutan untuk mencapai visi NTB yang lebih maju. Komitmen terhadap inovasi dan adaptasi kebijakan akan menjadi kunci untuk menjaga momentum positif ini di tahun-tahun mendatang.
Secara keseluruhan, tahun pertama kepemimpinan Iqbal-Dinda di NTB dapat disimpulkan sebagai periode yang produktif dan transformatif, berhasil mengarahkan daerah dari fase koreksi menuju pembentukan fondasi pertumbuhan yang kuat. Lonjakan kapasitas produksi dan perbaikan indikator sosial adalah bukti nyata dari efektivitas kebijakan yang diterapkan. Keberhasilan ini tidak hanya tercermin dari angka-angka makro, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat NTB. Dengan modal awal yang positif ini, pemerintahan Iqbal-Dinda diharapkan mampu melanjutkan laju pembangunan dan membawa Nusa Tenggara Barat menuju era kemajuan ekonomi dan kesejahteraan sosial yang berkelanjutan di masa depan. Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan visi tersebut.
Referensi:
lombok.tribunnews.com