News

Bas.My Perluas Manfaat Konsesi ke Pelajar Tingkatan Enam dan Pelatih Institut Latihan, Jamin Tambang Stabil

23 July 2026
15:57 WIB
Bas.My Perluas Manfaat Konsesi ke Pelajar Tingkatan Enam dan Pelatih Institut Latihan, Jamin Tambang Stabil
www.sinarharian.com.my
KOTA SAMARAHAN – Menteri Pengangkutan, Anthony Loke, hari ini mengumumkan perluasan signifikan penggunaan kad konsesi Bas.My yang kini mencakup pelajar Tingkatan Enam serta pelatih institut latihan milik kerajaan di seluruh negara. Langkah strategis ini diharapkan dapat secara substansial mengurangi beban perbelanjaan transportasi bagi kedua golongan tersebut, sekaligus meningkatkan minat dan kebiasaan mereka dalam menggunakan pengangkutan awam. Pengumuman ini disampaikan pada Majlis Perasmian Laluan Baharu Program Transformasi Perkhidmatan Bas Berhenti-Henti Bas.My Kuching, menandai komitmen pemerintah untuk menyediakan akses transportasi yang lebih inklusif dan terjangkau bagi masyarakat luas.

Sebelum perluasan ini, manfaat tambang percuma tanpa had melalui Bas.My hanya ditawarkan kepada warga negara Malaysia dalam kategori tertentu, meliputi pelajar sekolah dasar hingga menengah berusia tujuh hingga 17 tahun, warga emas berusia 60 tahun ke atas, dan Orang Kurang Upaya (OKU) yang telah terdaftar. Dengan penambahan kategori baru ini, cakupan program Bas.My menjadi lebih komprehensif, mencerminkan pemahaman pemerintah akan kebutuhan mobilitas segmen pendidikan dan pelatihan yang lebih tinggi. Khusus untuk pelaksanaan di Kuching dan Samarahan, inisiatif ini diperkirakan akan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 2,350 pelajar Tingkatan Enam dan lebih dari 3,200 pelatih di berbagai institut latihan milik kerajaan di wilayah tersebut, menunjukkan dampak positif yang luas.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Anthony Loke memberikan jaminan tegas bahwa tarif Bas.My akan tetap stabil dan tidak akan mengalami perubahan, meskipun dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi global. Beliau menegaskan bahwa pemerintah menanggung subsidi penuh untuk kedua biaya bahan api dan operasional di bawah model kontrak dengan para pengendali bas. Komitmen ini bertujuan untuk memastikan layanan transportasi publik tetap terjangkau bagi semua lapisan masyarakat, tanpa membebani mereka dengan kenaikan biaya yang tidak perlu. Sebagai bukti komitmen, kadar pas perjalanan bulanan tanpa had sebelumnya telah berhasil dikurangkan secara signifikan dari RM50 menjadi RM30, semakin memperkuat aksesibilitas layanan ini.

Menteri Loke lebih lanjut menjelaskan bahwa pemerintah tidak memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari penyediaan perkhidmatan Bas.My. Sebaliknya, fokus utama adalah mendorong lebih banyak orang untuk beralih menggunakan pengangkutan awam sebagai alternatif transportasi yang penting dan mampu milik. Peningkatan penggunaan transportasi publik diharapkan tidak hanya dapat mengurangi kemacetan lalu lintas, tetapi juga berkontribusi pada upaya keberlanjutan lingkungan. Visi ini selaras dengan upaya pemerintah untuk membangun ekosistem transportasi yang efisien, ramah lingkungan, dan dapat diandalkan oleh seluruh warga negara dalam jangka panjang.

Sejalan dengan perluasan manfaat konsesi, Kementerian Pengangkutan melalui Lembaga Pelesenan Kenderaan Perdagangan (LPKP) Sarawak juga telah memperkenalkan enam laluan baharu perkhidmatan Bas.My di bandar raya Kuching serta kawasan sekitarnya. Laluan-laluan baru ini telah mulai beroperasi sejak 1 April lepas, yaitu Q11 (Arang Road), Q12 (Taman Hui Sing), Q13 (Siburan), Q14 (Summer Mall), Q15 (Stutong Baru/Kuching Sentral), dan Q16 (Taman Sukma). Peluncuran rute-rute baru ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan liputan geografis layanan bus, tetapi juga memastikan bahwa rakyat mendapatkan akses kepada pengangkutan yang lebih efisien, selesa, dan dapat dipercayai untuk kegiatan sehari-hari mereka.

Menteri Anthony Loke juga berbagi rencana masa depan terkait pengembangan Bas.My, dengan mengungkapkan bahwa pemerintah sedang merancang fase kedua perluasan layanan. Fase berikutnya akan difokuskan pada pengembangan dan pengoperasian di kota-kota sekunder, seperti Sibu dan Bintulu, yang dijadwalkan akan diimplementasikan dalam waktu dekat. Langkah ini menunjukkan strategi berkelanjutan pemerintah untuk memperluas jangkauan dan kualitas layanan Bas.My ke seluruh pelosok negeri, memastikan lebih banyak warga dapat menikmati manfaat transportasi publik yang terjangkau. Hingga April lepas, perkhidmatan Bas.My Kuching telah melayani hampir 850,000 penumpang, menandakan penerimaan positif dari masyarakat.

Secara keseluruhan, inisiatif perluasan kad konsesi Bas.My, penambahan rute-rute baru, dan jaminan tarif yang stabil menunjukkan dedikasi kuat pemerintah untuk memperkuat infrastruktur transportasi publik. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi pelajar dan pelatih, sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju penggunaan transportasi umum yang lebih berkelanjutan. Dengan demikian, Malaysia terus bergerak maju dalam mewujudkan sistem transportasi yang inklusif, efisien, dan berpusat pada kebutuhan rakyat, memberikan fondasi kuat bagi pertumbuhan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan di masa depan.

Referensi: www.sinarharian.com.my