News

Danantara Resmi Dirikan Perminas, BUMN Khusus Pengelola Logam Tanah Jarang dan Komoditas Tambang Strategis

5 February 2026
09:59 WIB
Danantara Resmi Dirikan Perminas, BUMN Khusus Pengelola Logam Tanah Jarang dan Komoditas Tambang Strategis
sumber gambar : sindonews.net
PT Danantara, perusahaan induk strategis, secara resmi mengumumkan pembentukan entitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru bernama Perminas, yang akan berfokus pada pengelolaan Logam Tanah Jarang (LTJ) serta berbagai komoditas pertambangan strategis lainnya yang belum tersentuh oleh korporasi pelat merah eksisting. Langkah inovatif ini menandai upaya serius pemerintah untuk mengoptimalkan potensi kekayaan mineral Indonesia demi kemajuan ekonomi nasional. Pembentukan Perminas digadang-gadang akan menjadi pilar penting dalam mewujudkan kemandirian mineral dan meningkatkan nilai tambah produk pertambangan dalam negeri. Inisiatif strategis ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pertambangan yang lebih efisien dan berkelanjutan di masa depan. Fokus pada komoditas yang belum tergarap menunjukkan visi jauh ke depan dalam peta jalan industri pertambangan nasional.

Kehadiran Perminas diharapkan dapat mengisi kekosongan pengelolaan sumber daya alam yang selama ini belum tergarap maksimal, terutama pada jenis-jenis mineral dengan karakteristik penambangan atau pemrosesan yang kompleks. Sejumlah komoditas yang dimaksud meliputi mineral kritis dan langka yang memiliki nilai strategis tinggi di pasar global. BUMN baru ini akan dituntut untuk mengembangkan teknologi ekstraksi dan pengolahan mutakhir agar mampu mengelola sumber daya tersebut secara efisien dan bertanggung jawab. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa kekayaan alam Indonesia dapat memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan. Selain itu, Perminas juga diharapkan mampu menarik investasi dan keahlian internasional untuk mempercepat pengembangan sektor ini.

Fokus utama Perminas pada Logam Tanah Jarang (LTJ) menjadi sorotan khusus mengingat peran krusialnya dalam industri teknologi modern. LTJ merupakan kelompok mineral esensial yang digunakan dalam produksi berbagai perangkat elektronik canggih, komponen kendaraan listrik, turbin angin, peralatan medis, hingga sistem pertahanan. Dengan cadangan LTJ yang signifikan di berbagai wilayah, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain kunci dalam rantai pasok global. Pengelolaan LTJ oleh BUMN akan memastikan bahwa nilai tambah dari mineral ini sepenuhnya dinikmati oleh negara, bukan hanya sebagai bahan mentah. Upaya ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor komponen berteknologi tinggi di masa mendatang.

Secara ekonomi, pembentukan Perminas diproyeksikan akan memberikan dampak signifikan melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan penerimaan negara, dan penguatan ekosistem industri hilir di Indonesia. Melalui kegiatan eksplorasi, penambangan, hingga pengolahan, Perminas akan menjadi motor penggerak ekonomi di daerah-daerah penghasil tambang. Investasi besar dalam riset dan pengembangan juga diharapkan akan mendorong inovasi dan kapabilitas teknologi dalam negeri. Visi Danantara adalah agar Perminas tidak hanya menjadi pemain lokal, tetapi juga mampu bersaing di kancah internasional sebagai produsen mineral strategis yang andal. Langkah ini sejalan dengan ambisi pemerintah untuk mentransformasi Indonesia menjadi negara industri berbasis nilai tambah tinggi.

Meskipun prospeknya cerah, perjalanan Perminas tentu tidak akan luput dari tantangan, termasuk kebutuhan akan investasi modal yang besar, pengembangan sumber daya manusia ahli, serta penerapan praktik penambangan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Diperlukan sinergi kuat antara pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat untuk memastikan keberhasilan operasional Perminas. Perusahaan ini juga harus mampu menavigasi dinamika pasar global yang fluktuatif dan persaingan ketat dari negara-negara produsen mineral lainnya. Namun, dengan dukungan penuh dari Danantara dan komitmen pada inovasi, Perminas diyakini mampu mengatasi rintangan tersebut dan menjadi kekuatan baru yang strategis dalam lanskap pertambangan nasional, mengamankan masa depan sumber daya mineral Indonesia.

Referensi: ekbis.sindonews.com