News

Antam Klarifikasi Insiden di Tambang Emas Bogor: Asap Bukan Ledakan, Berasal dari Kayu Terbakar

28 January 2026
11:46 WIB
Antam Klarifikasi Insiden di Tambang Emas Bogor: Asap Bukan Ledakan, Berasal dari Kayu Terbakar
sumber gambar : akcdn.detik.net.id
PT Aneka Tambang Tbk (Antam) telah memberikan klarifikasi resmi terkait kabar insiden ledakan di area tambang emasnya di Bogor, Jawa Barat, yang sempat memicu kekhawatiran publik. Pihak Antam dengan tegas membantah adanya ledakan besar, meluruskan bahwa sumber asap tebal yang terlihat berasal dari terbakarnya material kayu penyangga di dalam lubang tambang. Kejadian ini dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, serta tidak ada indikasi kebocoran gas berbahaya yang dapat membahayakan lingkungan sekitar atau kesehatan pekerja. Klarifikasi cepat ini disampaikan untuk menepis spekulasi yang berkembang di masyarakat, terutama di wilayah sekitar Kecamatan Nanggung dan Jabodetabek. Manajemen Antam menegaskan komitmennya terhadap keselamatan operasional dan lingkungan, serta transparansi informasi publik dalam setiap kejadian di area konsesinya.

Menurut keterangan resmi yang dikeluarkan Antam melalui Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor, insiden tersebut terjadi pada Rabu, 14 Januari 2026, di salah satu lubang tambang di area izin usaha pertambangan (IUP) mereka. Asap tebal yang sempat mengejutkan warga sekitar diakibatkan oleh terbakarnya sejumlah material kayu yang berfungsi sebagai penopang struktur tambang bawah tanah. Api berhasil diidentifikasi dan ditangani oleh tim tanggap darurat internal perusahaan dengan sigap, mencegah penyebaran yang lebih luas ke area vital lainnya. Proses penanganan api dilakukan sesuai standar operasional prosedur keselamatan tambang yang ketat, melibatkan personel terlatih dan peralatan pemadam yang memadai. Pihak Antam saat ini terus melakukan investigasi internal untuk mengetahui secara pasti penyebab awal terbakarnya material kayu tersebut.

Manajemen Antam menekankan bahwa hasil pemantauan kualitas udara di sekitar lokasi kejadian menunjukkan tidak adanya peningkatan konsentrasi gas berbahaya, seperti metana atau karbon monoksida, di atas ambang batas aman. Sistem deteksi gas yang terpasang di berbagai titik tambang berfungsi optimal dan memberikan data real-time yang akurat sepanjang insiden berlangsung. Keselamatan para pekerja tambang dan masyarakat di sekitar area IUP Antam menjadi prioritas utama perusahaan dalam setiap aktivitas operasional. Seluruh aktivitas penambangan sempat dihentikan sementara di area terdampak untuk memastikan keamanan penuh sebelum operasional dapat dilanjutkan kembali. Penilaian menyeluruh terhadap integritas struktural lubang tambang juga sedang dilakukan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

UBPE Pongkor di Kecamatan Nanggung merupakan salah satu unit bisnis pertambangan emas Antam yang telah beroperasi selama puluhan tahun, memberikan kontribusi signifikan terhadap industri pertambangan nasional. Dalam operasionalnya, Antam selalu mengedepankan praktik pertambangan yang bertanggung jawab, termasuk dalam pengelolaan lingkungan dan keselamatan kerja yang berkelanjutan. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh industri pertambangan tentang urgensi standar keselamatan yang tak boleh ditawar dan terus ditingkatkan. Perusahaan secara rutin melakukan simulasi darurat dan pelatihan bagi karyawan untuk menghadapi berbagai skenario insiden potensial secara efektif. Keberadaan tambang emas ini juga memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat lokal melalui penyediaan lapangan kerja dan program pemberdayaan komunitas.

Pihak manajemen Antam kembali menegaskan komitmennya untuk transparan dalam setiap informasi terkait operasional perusahaan kepada publik. Mereka mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya dan merujuk pada pernyataan resmi perusahaan untuk mendapatkan informasi yang akurat. Koordinasi dengan pihak berwenang setempat, seperti kepolisian dan dinas terkait, juga telah dilakukan untuk memastikan penanganan yang komprehensif dan sesuai regulasi. Perusahaan siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk melakukan audit eksternal jika diperlukan guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap standar keselamatannya. Seluruh proses pemulihan dan investigasi internal akan dilaporkan secara berkala kepada otoritas terkait dan seluruh pemangku kepentingan yang berkepentingan.

Dengan klarifikasi ini, Antam berharap dapat meredakan kekhawatiran masyarakat dan memberikan gambaran yang akurat mengenai insiden yang terjadi di area tambangnya. Fokus perusahaan saat ini adalah memastikan area tambang benar-benar aman, melakukan perbaikan yang diperlukan, dan melanjutkan operasional dengan standar keselamatan tertinggi yang telah ditetapkan. Insiden terbakarnya material kayu penyangga ini menjadi pembelajaran berharga untuk terus meningkatkan sistem pengawasan dan mitigasi risiko di seluruh unit operasi perusahaan. Antam berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi yang terbuka dan proaktif dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dan media. Kepercayaan publik terhadap operasional pertambangan yang bertanggung jawab tetap menjadi prioritas utama bagi PT Aneka Tambang Tbk di masa depan.

Referensi: news.detik.com