News

FitsAir Perkuat Konektivitas Udara, Tingkatkan Frekuensi Penerbangan ke Malaysia

3 February 2026
09:55 WIB
FitsAir Perkuat Konektivitas Udara, Tingkatkan Frekuensi Penerbangan ke Malaysia
sumber gambar : assets.bharian.com
KUALA LUMPUR – FitsAir, maskapai penerbangan tambang rendah sekaligus syarikat penerbangan internasional milik persendirian pertama dari Sri Lanka, telah mengumumkan rencana ambisiusnya untuk meningkatkan frekuensi penerbangan mingguan ke Malaysia. Mulai akhir Maret tahun ini, maskapai tersebut akan menambah layanan penerbangan dari tiga kali seminggu menjadi empat kali seminggu. Langkah strategis ini menunjukkan optimisme FitsAir terhadap pasar Malaysia dan komitmen untuk memperkuat konektivitas udara antara kedua negara. Peningkatan ini diharapkan dapat memenuhi permintaan yang terus bertumbuh dari para pelancong dan sektor bisnis.

Keputusan FitsAir untuk memperbanyak jadwal penerbangan ini mencerminkan pemulihan signifikan dalam industri perjalanan udara pasca-pandemi, di mana permintaan untuk rute internasional kembali melonjak. Malaysia, khususnya Kuala Lumpur sebagai gerbang utama, terus menjadi destinasi menarik bagi maskapai untuk memperluas jaringannya. Penambahan satu penerbangan setiap minggunya akan memberikan lebih banyak pilihan dan fleksibilitas bagi penumpang yang merencanakan perjalanan antara Colombo dan Kuala Lumpur. Ini juga menjadi indikator positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan perdagangan bilateral antara Sri Lanka dan Malaysia.

Sebagai maskapai swasta pertama yang merambah ranah internasional dari Sri Lanka, FitsAir telah berupaya memposisikan diri sebagai pemain penting dalam menghubungkan Sri Lanka dengan pasar-pasar utama di Asia. Dengan fokus pada efisiensi operasional dan penawaran tarif yang kompetitif, maskapai ini berusaha menarik berbagai segmen penumpang, mulai dari wisatawan hingga pebisnis. Ekspansi ke Malaysia merupakan bagian integral dari strategi pengembangan jaringan regional mereka. Langkah ini menegaskan visi FitsAir untuk menjadi pilihan utama bagi para pelancong di kawasan Asia Selatan dan Tenggara.

Bagi para penumpang, terutama yang sering bepergian di rute ini, penambahan frekuensi penerbangan membawa keuntungan signifikan. Mereka akan memiliki opsi jadwal yang lebih beragam, memungkinkan perencanaan perjalanan yang lebih mudah dan efisien, baik untuk keperluan liburan, kunjungan keluarga, maupun urusan bisnis. Ketersediaan kursi yang lebih banyak juga berpotensi memicu persaingan yang sehat di pasar, yang pada akhirnya dapat menguntungkan konsumen melalui penawaran harga tiket yang lebih kompetitif. Fleksibilitas ini sangat penting dalam era perjalanan modern yang serba cepat.

Peningkatan konektivitas udara juga akan memberikan dampak positif yang substansial bagi sektor pariwisata dan ekonomi Malaysia. Dengan lebih banyak penerbangan yang tiba dari Sri Lanka, diharapkan akan terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, yang pada gilirannya akan mendukung pertumbuhan bisnis perhotelan, operator tur, dan industri terkait lainnya. Ini sejalan dengan upaya pemerintah Malaysia untuk menarik lebih banyak wisatawan dan menjadikan negara ini sebagai hub pariwisata regional. Hubungan bilateral antara Malaysia dan Sri Lanka juga akan semakin erat melalui pertukaran budaya dan ekonomi yang lebih intensif.

Ke depan, langkah proaktif FitsAir ini bisa menjadi pendorong bagi maskapai lain untuk mempertimbangkan peningkatan layanan di rute yang sama, mengingat prospek pasar yang menjanjikan. Dengan industri penerbangan global yang terus beradaptasi dan berkembang, investasi dalam kapasitas dan frekuensi menunjukkan kepercayaan pada prospek pertumbuhan jangka panjang. FitsAir menunjukkan komitmen kuat untuk memperkuat posisinya di pasar regional dan berkontribusi pada pertumbuhan konektivitas udara di Asia. Diharapkan, ekspansi ini akan membuka peluang baru dan memperkuat posisi Kuala Lumpur sebagai salah satu pusat penerbangan penting di Asia Tenggara.

Referensi: www.bharian.com.my