News
Geger Jagakarsa: Mayat Tak Dikenal Mengapung di Ciliwung, Polisi Selidiki Identitas Misterius
26 February 2026
11:25 WIB
sumber gambar : asset.tribunnews.com
Warga di sekitar Kali Ciliwung, kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat tak dikenal yang mengapung pada Selasa sore. Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing yang sedang beraktivitas di tepi sungai, sontak memicu kepanikan dan kerumunan warga. Penemuan misterius ini segera dilaporkan kepada pihak berwajib, yang dengan cepat menerjunkan tim untuk melakukan evakuasi. Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum diketahui, menambah teka-teki di balik insiden tragis tersebut. Aparat kepolisian telah memulai penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas serta penyebab kematian jasad yang ditemukan.
Saksi mata, seorang pemancing yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa dirinya awalnya mengira objek tersebut adalah boneka besar atau sampah yang tersangkut. Namun, setelah didekati dan diamati lebih saksama, ia terkejut menyadari bahwa itu adalah tubuh manusia yang sudah dalam kondisi mengapung dan membengkak. Pemancing tersebut segera berteriak meminta bantuan warga lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Kepanikan pun menyebar cepat di antara warga, yang kemudian berbondong-bondong mendekat untuk memastikan kabar tersebut. Kejadian ini sontak menghentikan aktivitas memancing dan aktivitas warga di sekitar bantaran sungai.
Tidak lama setelah laporan diterima, tim gabungan dari Polsek Jagakarsa dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan tiba di lokasi. Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis dan membutuhkan kehati-hatian ekstra mengingat kondisi jenazah yang sudah mulai rusak serta posisi yang sulit dijangkau. Petugas menggunakan perahu karet dan tali untuk menarik jasad perlahan ke tepi sungai yang lebih aman. Puluhan warga turut menyaksikan proses evakuasi yang memakan waktu cukup lama, di tengah pengamanan ketat dari aparat kepolisian yang memastikan area tetap steril. Petugas memastikan tidak ada barang bukti penting yang tercecer selama proses pengangkatan.
Setelah berhasil dievakuasi, tim Identifikasi (Inafis) Polres Metro Jakarta Selatan segera melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Dari pengamatan sekilas, jenis kelamin korban diduga laki-laki, meskipun kondisi fisiknya sudah tidak utuh dan sulit dikenali. Tidak ditemukan satu pun identitas diri seperti dompet, kartu tanda penduduk, atau dokumen lain yang melekat pada tubuh korban. Pakaian yang dikenakan juga sudah usang dan sulit untuk dijadikan petunjuk awal identifikasi. Petugas juga memeriksa kemungkinan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, namun hasil pastinya baru akan diketahui setelah autopsi.
Jasad misterius tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati untuk menjalani autopsi forensik secara menyeluruh. Proses autopsi diharapkan dapat memberikan informasi krusial mengenai penyebab pasti kematian, perkiraan waktu kematian, serta petunjuk-petunjuk lain yang dapat membantu mengungkap identitas korban. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. Pengumuman ini menjadi langkah awal dalam upaya menyebarkan informasi dan mempercepat proses identifikasi jenazah.
Penemuan mayat ini sontak menimbulkan beragam spekulasi dan kekhawatiran di kalangan warga Jagakarsa. Banyak yang bertanya-tanya mengenai identitas korban dan bagaimana jasad tersebut bisa berakhir di Kali Ciliwung. Beberapa warga berharap agar kasus ini segera terungkap agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi warga akan pentingnya kewaspadaan di lingkungan sekitar, terutama di area perairan. Aktivitas memancing yang biasa ramai di area tersebut sempat sepi sesaat setelah kejadian.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Jagakarsa, AKP Adi Prayoga (nama ilustratif untuk pengembangan), menyatakan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menangani kasus penemuan mayat ini. Tim tersebut akan melakukan penyelidikan mendalam, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi, mencari saksi tambahan, serta berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya. Penyelidikan akan mencakup kemungkinan korban hanyut dari hulu sungai atau adanya indikasi tindakan kriminal. Setiap petunjuk sekecil apa pun akan dikumpulkan dan dianalisis secara cermat guna mengungkap kebenaran di balik penemuan mayat misterius ini.
Kasus penemuan mayat tak dikenal di Kali Ciliwung ini masih menjadi misteri yang harus dipecahkan oleh aparat kepolisian. Dengan kondisi jenazah yang sulit dikenali dan minimnya petunjuk di lokasi kejadian, tugas polisi menjadi semakin berat dalam mengungkap identitas dan penyebab kematian. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwajib. Kita semua berharap agar teka-teki ini dapat segera terungkap demi keadilan dan ketenangan warga Jagakarsa.
Referensi:
www.tribunnews.com