News
Fasilitasi Thaipusam 2026: KTM Komuter Tawarkan Operasi 24 Jam dan Tiket Gratis Dua Hari
28 January 2026
14:18 WIB
sumber gambar : kosmo.com
Keretapi Tanah Melayu Berhad (KTMB) mengumumkan layanan khusus KTM Komuter yang akan beroperasi selama 24 jam penuh untuk memfasilitasi perayaan Thaipusam pada tahun 2026. Inisiatif ini mencakup peningkatan signifikan dalam frekuensi perjalanan dan penawaran perjalanan gratis selama dua hari tertentu, bertujuan untuk mendukung ribuan umat Hindu yang akan merayakan festival tersebut. Layanan intensif ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari tiga malam, mulai dari 30 Januari hingga 2 Februari 2026, demi memastikan aksesibilitas yang optimal bagi para peziarah. Langkah strategis ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas dan memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat yang berpartisipasi dalam perayaan keagamaan ini. Pengumuman ini menegaskan komitmen pemerintah dan KTMB dalam mendukung tradisi budaya dan keagamaan di Malaysia.
Menteri Pengangkutan, Anthony Loke Siew Fook, dalam pernyataannya menguraikan detail dari perkhidmatan istimewa ini. Secara keseluruhan, akan ada 609 perjalanan kereta api yang beroperasi selama periode tersebut, sebuah peningkatan substansial dibandingkan dengan 494 perjalanan yang diselenggarakan pada tahun sebelumnya. Peningkatan kapasitas ini dirancang khusus untuk mengakomodasi lonjakan jumlah penumpang yang diperkirakan akan menuju lokasi-lokasi perayaan utama, terutama Batu Caves di Selangor. Operasi tanpa henti selama 24 jam memungkinkan para peziarah untuk melakukan perjalanan kapan saja, tanpa khawatir akan jadwal kereta terakhir. Fleksibilitas ini sangat krusial bagi mereka yang ingin mengikuti ritual keagamaan pada waktu-waktu tertentu, termasuk di dini hari.
Salah satu daya tarik utama dari layanan khusus ini adalah penawaran perjalanan gratis KTM Komuter selama dua hari puncak perayaan Thaipusam. Meskipun rincian tanggal spesifik untuk perjalanan gratis ini tidak disebutkan secara eksplisit dalam informasi sumber, diasumsikan bahwa ini akan diterapkan pada hari-hari dengan volume peziarah tertinggi untuk memaksimalkan manfaatnya. Inisiatif tiket gratis ini merupakan upaya konkret untuk meringankan beban finansial para peziarah dan mendorong penggunaan transportasi umum. Diharapkan, kebijakan ini akan menarik lebih banyak orang untuk memanfaatkan layanan kereta api, sehingga mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan raya. Manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh umat yang merayakan, tetapi juga oleh masyarakat umum yang berada di sekitar area perayaan.
Tujuan utama dari peningkatan layanan ini adalah untuk memastikan kelancaran dan keamanan mobilitas bagi seluruh peserta Thaipusam. Dengan menyediakan opsi transportasi yang efisien dan terjangkau, KTMB berupaya mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas dan meminimalisir kepadatan di jalan raya yang sering terjadi selama festival besar. Kebijakan ini juga sejalan dengan agenda pemerintah untuk mempromosikan transportasi publik sebagai pilihan utama, terutama untuk acara-acara berskala besar. Selain itu, inisiatif ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kebebasan beragama dan kemudahan bagi warganya untuk menjalankan ritual keagamaan mereka. Dampak positifnya diharapkan akan terasa pada pengalaman keseluruhan perayaan Thaipusam bagi semua yang terlibat.
Anthony Loke Siew Fook menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menyediakan infrastruktur dan layanan yang mendukung kebutuhan seluruh lapisan masyarakat, termasuk saat perayaan keagamaan. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara kementerian, operator transportasi, dan komunitas untuk memastikan setiap festival berlangsung aman dan meriah. Pernyataan ini menggarisbawahi upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan publik, sejalan dengan visi negara untuk menjadi masyarakat yang inklusif dan harmonis. Kesiapan operasional dan koordinasi yang baik menjadi prioritas utama demi menjamin kelancaran semua perjalanan. Dukungan penuh dari Kementerian Pengangkutan merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan program khusus ini.
Untuk menjamin kelancaran operasi, KTMB telah melakukan serangkaian persiapan ekstensif. Ini termasuk pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh armada kereta, peningkatan jumlah staf di stasiun dan dalam kereta, serta koordinasi erat dengan pihak kepolisian dan petugas keamanan. Protokol keselamatan dan manajemen keramaian akan diterapkan secara ketat untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan penumpang. Pelatihan tambahan juga diberikan kepada petugas untuk menangani situasi darurat dan memberikan bantuan kepada para peziarah yang mungkin membutuhkan. Komitmen KTMB terhadap keunggulan operasional menjadi fondasi bagi keberhasilan layanan khusus ini, memastikan pengalaman perjalanan yang lancar bagi semua.
Peningkatan jumlah perjalanan dari 494 pada tahun sebelumnya menjadi 609 pada Thaipusam 2026 menunjukkan evolusi dan peningkatan kapasitas layanan KTMB. Angka ini mencerminkan respons proaktif terhadap pertumbuhan jumlah peziarah dan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Setiap tahun, KTMB mengevaluasi kebutuhan dan tantangan operasional untuk menghadirkan solusi transportasi yang lebih baik dan lebih efisien. Peningkatan frekuensi ini tidak hanya memudahkan akses ke tempat ibadah tetapi juga mencerminkan komitmen jangka panjang KTMB dalam mendukung acara-acara nasional yang signifikan. Ini adalah bagian dari strategi yang lebih luas untuk menjadikan transportasi umum sebagai tulang punggung mobilitas perkotaan dan antarkota.
Layanan yang diperluas ini secara signifikan akan menguntungkan ribuan umat Hindu yang akan melakukan perjalanan ke Batu Caves dan kuil-kuil lain untuk melaksanakan ritual Thaipusam. Selain para peziarah, wisatawan domestik maupun internasional yang ingin menyaksikan keunikan festival ini juga didorong untuk memanfaatkan layanan KTM Komuter. Penggunaan transportasi umum ini tidak hanya praktis tetapi juga berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan dengan mengurangi jejak karbon. KTMB mengimbau semua penumpang untuk merencanakan perjalanan mereka dengan baik dan mematuhi semua peraturan yang berlaku demi keamanan bersama. Pemanfaatan optimal fasilitas ini akan memastikan pengalaman festival yang lebih berkesan dan tanpa hambatan.
Secara keseluruhan, inisiatif KTM Komuter untuk Thaipusam 2026 ini merupakan langkah progresif yang menunjukkan keseriusan pemerintah dan KTMB dalam memfasilitasi perayaan keagamaan. Dengan operasi 24 jam, peningkatan frekuensi perjalanan, dan penawaran perjalanan gratis, diharapkan festival ini dapat berjalan lebih lancar, aman, dan dapat diakses oleh semua pihak. Komitmen terhadap pelayanan publik yang prima dan inklusif adalah cerminan nilai-nilai keragaman dan harmoni di Malaysia. Semoga dengan adanya fasilitas ini, perayaan Thaipusam 2026 dapat berlangsung dengan penuh khidmat dan kebahagiaan bagi seluruh umat yang merayakan.
Referensi:
www.kosmo.com.my