Ditlantas Sumsel Tegaskan Larangan Serobot Jalur di Lintas Timur Demi Keselamatan Pemudik
25 February 2026
10:23 WIB
sumber gambar : img.antaranews.com
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Selatan mengeluarkan imbauan tegas kepada para pengendara, khususnya pemudik, agar tidak melakukan aksi saling serobot jalur saat melintasi koridor Lintas Timur. Imbauan ini disampaikan menjelang potensi peningkatan volume kendaraan yang signifikan di sejumlah ruas jalan utama, terutama saat momen libur panjang atau arus mudik dan balik. Petugas menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan disiplin berlalu lintas demi keselamatan bersama seluruh pengguna jalan. Tindakan saling serobot dinilai sangat membahayakan dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas yang fatal. Oleh karena itu, kesadaran dan kepatuhan setiap pengemudi sangat diharapkan.
Perilaku saling serobot tidak hanya meningkatkan risiko tabrakan antar kendaraan, tetapi juga menyebabkan kemacetan parah dan menciptakan suasana tidak kondusif di jalan raya. Saat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi di Lintas Timur yang memiliki karakteristik jalan panjang dan seringkali berkelok, manuver mendadak tanpa memperhatikan keselamatan bisa berakibat fatal. Ini dapat memicu kecelakaan beruntun atau tabrakan dari arah berlawanan, terutama pada ruas jalan dua arah tanpa pembatas. Keselamatan seharusnya menjadi prioritas utama setiap pengendara dibandingkan dengan mencapai tujuan lebih cepat melalui cara yang tidak aman.
Lintas Timur Sumatera Selatan merupakan salah satu jalur vital yang menghubungkan berbagai provinsi di Pulau Sumatera, menjadikannya arteri utama bagi mobilitas barang dan manusia. Selama periode puncak perjalanan seperti Hari Raya Idulfitri atau libur akhir tahun, jalur ini selalu dipadati kendaraan dari berbagai jenis. Kondisi jalan yang beragam, mulai dari jalan lurus hingga tanjakan dan turunan, menuntut konsentrasi penuh dari pengemudi. Oleh karena itu, Ditlantas Polda Sumsel merasa perlu untuk terus-menerus mengingatkan pemudik agar tetap waspada dan tidak melakukan pelanggaran yang dapat membahayakan nyawa.
Selain larangan saling serobot, Ditlantas juga mengimbau pemudik untuk senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan batas kecepatan yang telah ditentukan. Menjaga jarak aman dengan kendaraan lain, tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat, serta menggunakan lampu sein dengan benar adalah bagian dari etika berlalu lintas yang harus ditaati. Petugas di lapangan akan meningkatkan patroli dan pengawasan ketat untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas. Setiap pelanggaran yang terdeteksi akan ditindak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, demi menciptakan efek jera dan disiplin.
Sebagai langkah antisipasi, sejumlah posko pengamanan dan pelayanan akan didirikan di sepanjang Lintas Timur, dilengkapi dengan petugas gabungan dari kepolisian, dinas perhubungan, dan tenaga medis. Posko-posko ini berfungsi sebagai tempat istirahat bagi pemudik yang lelah serta pusat informasi dan pertolongan pertama jika terjadi insiden. Pemudik dianjurkan untuk memanfaatkan fasilitas ini guna memastikan kondisi fisik tetap prima selama perjalanan panjang. Kesehatan pengemudi yang prima adalah kunci untuk menghindari kecelakaan akibat kelelahan atau kantuk yang seringkali menjadi pemicu utama.
Para pemudik juga diwajibkan untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan. Periksa ban, rem, lampu-lampu, serta kelengkapan surat-surat kendaraan untuk menghindari masalah teknis di tengah jalan. Persiapan matang sebelum keberangkatan sangat krusial untuk meminimalisir risiko gangguan perjalanan. Dengan demikian, perjalanan yang aman dan nyaman dapat terwujud tanpa kendala berarti yang disebabkan oleh kelalaian teknis.
Ditlantas Polda Sumsel berharap imbauan ini dapat dipatuhi dengan baik oleh seluruh elemen masyarakat yang akan melintasi Lintas Timur. Tujuannya adalah agar perjalanan mudik dapat berjalan lancar, aman, dan tanpa insiden yang tidak diinginkan. Partisipasi aktif dari setiap pengendara dalam menciptakan ketertiban di jalan raya adalah kunci utama keberhasilan upaya ini. Mari wujudkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan untuk sampai di kampung halaman dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga tercinta.